Bayangkan dan renungkan

By 21.40


Surga ditelapak kaki ibu, kata-kata tersebut sudah tidak asing lagi mungkin bagi sebagian banyak orang, sejak umur 4-5 tahun kita sudah diajarkan bahwa kita harus menghormati Ibu, karena memang ibu adalah malaikatmu. Bayangkan kawan betapa beratnya perjuangan seorang ibu saat ia harus berjibaku mengorbankan nyawa untuk kalian, sadar atau tidak sadar itulah yang ia sudah kerjakan. Namun sayangnya ada saja sebagian teman-teman kita yang memang belum mengerti kasih sayang Ibu, atau belum sama sekali merasakannya karena memang sudah keadaan ia. Dan sekali lagi ketika kita berbicara masa depan, maka jangan coba-coba lari dulu sebelum mendapatkan ridho darinya, "Ridho nya Allah tergantung dar Ridho Orang tua".
Maka jangan heran ketika ada seseorang terlalu banyak hambatan ketika menjalani kesuksesan mungkin karena hal tersebut. Terkait dengan orang tua, sudah kewajiban bagi kita memang untuk membalas segala apa yang ia kasih ke kita saat kita masih dalam dekapan.

Tak perlu jauh-jauh ketika anda harus mencari semangat dalam kehidupan, karena semangat itu sudah ada di diri Ibu. Lihatlah kawan raut wajah yang sudah mulai keriput, kedua matanya yang sudah mulai sayup-sayup melihat, telinganya yang sudah terganggu saat mendengar. Apakah kau masih berbohong saat semangatmu datang dari pacarmu lah, atau temanmu lah, atau siapalah. Bayangkan kawan ketika kita harus ditinggalkan oleh ia saat ini apa yang akan kita lakukan, saat ia pergi ternyata kita belum sempat membahagiakannya, kita belum sempat membuat ia tersenyum sipu. Karena yang kita buat hanya membuat ia kesal, membatah, bahkan menggetak mengeluarkan kata-kata yang tidak seharusnya dikeluarkan. Tidak ada kata terlambat kawan ketika niat kita untuk membahagiankan Ibu. Kehidupan ini masih panjang roda masih terus berputar namun sayangnya kita tak tahu kapan kita harus pergi dan kembali. Walaupun demikian bukan berarti kita harus diam ketika anda telah membaca artikel ini. Hanya bisa menangis saat anda membaca artikel ini, namun setelah itu tidak ada bekasnya artinya tidak ada kontribusi real untuk berubah menghormati dan mencintai Ibu.


Ibu, dijalan ini aku menangis, Berharap kau ada disampingku kembali, Penyelsaian ini bagaikan air yang ku genggam, sia-sia, dan aku hanya bisa menangis setiap harinya, Ibu apa yang harus aku lakukan untuk membuatmu tersenyum disana, apa yang harus aku lakukan ketika kau sudah tidak ada mendapingiku...sebelum aku membahagianmu,, Ibu

You Might Also Like

0 comments